Friday, 25 Sep 2020

Tips Mendukung Tahapan Perkembangan Anak 18 Bulan

Walau penuh kebahagiaan, mengasuh anak bukanlah pekerjaan yang mudah. Saat lelah dan kehabisan emosi, mungkin Anda bisa saja berpikir untuk memiliki waktu pribadi. Apalagi di masa perkembangan anak 18 bulan yang sedang aktif-aktifnya, Anda butuh tips berikut untuk bisa menikmati mengasuh anak secara positif:

  • Jangan merasa bersalah atau bersedih karena hidup Anda berubah total sejak kehadiran balita. Ini adalah perasaan yang normal dan dialami oleh banyak orangtua.
  • Jalani dengan penuh semangat sekaligus keikhlasan, jangan mencemaskan hal-hal kecil atau problema yang mendatang.
  • Selain merawat balita, anda juga perlu merawat diri dan hubungan dengan pasangan.

Anda juga perlu mengapresiasi seluruh hal-hal positif yang hadir sejak memiliki balita. Si kecil selalu punya cara membuat Anda tertawa, belajar mencintai dan masih banyak lagi pengalaman berharga lainnya.

Antisipasi Penyakit Ringan Balita

Di perkembangan anak 18 bulan atau masa-masa prasekolah, balita mungkin bisa terjangkit virus atau kuman penyakit. Penyakit ringan seperti flu, batuk, sakit perut dan sebagainya bisa saja menyerang si kecil. Beberapa penyakit yang tidak serius dan bisa sembuh dalam hitungan hari biasanya tidak membutuhkan penanganan dokter, misalnya:

  • Muntah 1-2 kali sewaktu sakit
  • Diare ringan
  • Flu
  • Luka kecil atau mimisan

Terkecuali jika anak menunjukkan gejala berikut, maka ada baiknya Anda segera berkonsultasi kepada dokter anak:

  • Muntah beberapa kali
  • Diare lebih dari 6-8 kali dalam sehari
  • BAB atau muntah berdarah
  • Demam 38 derajat Celcius
  • Menunjukkan gejala dehidrasi (mulut kering, tidak mengeluarkan air mata, atau tidak pipis)
  • Gejala penyakit memburuk dalam kurun waktu 48 jam
  • Pendarahan atau luka serius.

Tips Umum Perkembangan Anak 18 Bulan

  • Luangkan waktu pribadi walaupun hanya sebentar, misalnya membaca, menikmati secangkir teh, atau kencan dengan pasangan.
  • Selalu percaya insting terbaik anda, dan abaikan nasehat orang lain jika tidak sejalan dengan pendapat anda.
  • Beri anak banyak cairan jika terkena sakit perut seperti muntah atau diare. Tambahkan suplemen probiotik ke menunya.
  • Pertimbangkan vaksin flu, konsultasikan dengan dokter sesuai kebutuhan anda.
  • Anak masih minum susu sebelum tidur atau senang jus? Awasi kadar gula yang bisa merusak giginya.
  • Berikan zat besi secukupnya dalam menu balita, seperti daging ayam dan sapi.
  • Tingkatkan kemampuan linguistik anak dengan menjelaskan aktivitasnya sehari-hari, mengajak ngobrol dan membantu pekerjaan rumah.
  • Berikan pujian positif untuk memupuk sifat baik, misalnya “Terima kasih” atau “Hebat!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *