Monday, 25 May 2020

Tips Memilih Obat Tetes Mata yang Sesuai dengan Kondisi Mata

Saat mata Anda terasa kering, gatal dan merah, penggunaan obat tetes mata umumnya menjadi salah satu solusi untuk mengatasinya. Namun, saat ingin membeli obat tetes mata di apotek atau toko obat, Anda akan menemukan berbagai jenis obat tetes mata dengan pilihan merek dan harga yang ditawarkan.

Obat tetes mata adalah jenis cairan yang digunakan untuk meredakan berbagai gejala masalah pada mata. Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum membeli dan menggunakan obat tetes mata adalah mengetahui keluhan kondisi mata yang Anda alami.

Pasalnya, berbeda kondisi mata maka berbeda pula jenis obat tetes mata yang harus digunakan. Oleh karena itu, Anda perlu tahu cara memilih obat tetes mata yang sesuai dengan gejala dan kondisi mata Anda.

  1. Obat tetes mata untuk mata kering

Mata yang kering biasanya disebabkan karena terlalu lama menatap layar komputer, berada di luar ruangan dengan kondisi yang berangin dan udara kering. Penggunaan obat tetes mata untuk mata kering atau biasa dikenal dengan air mata buatan (artificial tears) dapat memberikan kesegaran untuk mata dalam jangka pendek.

Obat tetes mata untuk mata yang kering berkerja dengan menambahkan elemen air mata untuk membasahi mata yang kering. Setelah menggunakan obat tetes mata, mata Anda akan terasa lebih lembap dan nyaman.

Namun, Anda perlu menghindari obat tetes mata yang mengandung dekongestan. Biasanya obat mata yang mengandung zat ini sering dipromosikan untuk mengatasi mata merah dan iritasi.

  • Obat tetes mata untuk mata merah

Jika Anda mengalami mata merah, obat tetes mata yang dapat mengatasinya adalah dekongestan. Kandungan vasokonstriktor di dalamnya mampu bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah dan membuat sklera mata terlihat lebih putih.

Umumnya kasus mata merah ringan bisa diatasi dengan menggunakan tetes mata dekongestan. Namun, penggunaan obat tetes mata dekongestan dalam jangka panjang atau jika terlalu sering digunakan dapat berisiko menimbulkan kondisi yang serius, seperti mata kering, iritasi, dan pupil melebar. Pemakaian obat tetes ini harus dihindari jika Anda menderita glaukoma.

  • Obat tetes mata untuk mata alergi dan gatal

Alergi pada mata umumnya berasal dari bulu hewan peliharaan, serbuk sari, jamur, dan sumber alergi lainnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan mata gatal, merah, berair, hingga menyebabkan bengkak. Untuk mengobatinya, Anda membutuhkan obat tetes mata yang bekerja dengan mengurangi histamin pada jaringan mata sehingga rasa gatal akibat alergi dapat teratasi.

Beberapa jenis obat tetes mata dekongestan untuk mata merah juga memiliki kandungan antihistamin. Obat tetes mata jenis ini dapat mengatasi rasa gatal yang diakibatkan oleh alergi. Namun, obat tetes mata dekongstan sebaiknya tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang. Jika gejala mata gatal semakin parah dan tidak dapat sembuh dengan obat yang dijual bebas, Anda perlu berkonsultasi ke dokter.

  • Obat tetes mata untuk konjungtivitis

Konjungtivitis adalah salah satu penyebab infeksi mata yang sering terjadi. Penggunaan obat tetes mata untuk konjungtivitis tergantung pada penyebabnya. Untuk konjungtivitis yang disebabkan oleh virus dan alergi, gejalanya dapat diredakan menggunakan air mata buatan dan obat tetes antihistamin.

  • Obat tetes mata untuk mata bengkak dan infeksi

Sebelum menggunakan obat tetes mata untuk mata bengkak dan infeksi, sebaiknya ketahui terlebih dulu penyebab kondisi tersebut. Biasanya, mata yang bengkak diakibatkan oleh kondisi mata yang kering, tegang, atau kelelahan.

Namun, jika kondisi mata bengkak semakin serius, segera temui dokter untuk mengetahui penyebab gejala infeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *