Wednesday, 25 Nov 2020

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Pembengkakan Payudara saat Menyusui

Setelah mengandung selama sembilan bulan, seorang ibu akan memasuki perjuangan baru yang tak kalah penting, yaitu menyusui. Proses ini juga memiliki banyak masalah yang mengintai sang ibu. Salah satunya adalah pembengkakan payudara.

Sering kali dalam proses menyusui, payudara menjadi keras dan nyeri sehingga banyak yang akhirnya menyerah dan berhenti menyusui. Untuk mengatasinya, simak penyebab dan solusinya berikut ini!

Apa yang Menyebabkan Pembengkakan Payudara?

Biasanya susu mulai diproduksi payudara setelah tiga sampai empat hari pasca melahirkan. Pada proses ini, tubuh akan memastikan bahwa produksi susu dapat mencukupi kebutuhan bayi dan kelebihan produksi susu tersebut akan memenuhi payudara.

Kedua hal tersebut membuat payudara menjadi keras dan bengkak. Tak jarang payudara pun mengalami rasa nyeri. Tapi ibu tak perlu khawatir, karena pembengkakan payudara saat menyusui ini adalah hal yang sangat normal dan tentunya hanya akan berlangsung sementara.

Bagaimana Cara Meredakan Rasa Nyeri Pada Pembengkakan Payudara?

Ketika mengalami pembengkakan payudara, membayangkan harus menyusui pasti menjadi mimpi buruk bagi sang ibu. Meski diiringi dengan rasa nyeri, namun proses menyusui harus tetap berjalan untuk meredakan rasa nyeri. Selain itu dengan menyusui, ibu bisa memberikan sinyal kepada tubuh berapa banyak susu yang dibutuhkan oleh sang bayi.

Jika alasannya hanya untuk menghindari rasa sakit, berhenti menyusui bukanlah solusi yang bijak. Ini justru dapat berakibat buruk kepada tubuh, payudara akan menjadi lebih bengkak, dan jika dibiarkan terlalu lama akan merusak produksi susu sang ibu.

Untuk meredakan rasa nyeri pada pembengkakan payudara saat menyusui, inilah beberapa solusi yang bisa dilakukan.

  1. Tetap menyusui dan jangan lupa untuk mengatur jadwal menyusui dengan rutin. Bayi yang baru lahir biasanya membutuhkan susu setiap dua jam sekali, meski tak menutup kemungkinan mereka akan membutuhkan lebih banyak dari itu. Namun, tak jarang jika bayi tidur selama lebih dari dua jam. Ketika ini terjadi, jangan ragu membangunkannya pada saat malam untuk menyusui. Selain demi memenuhi asupan susu sang bayi, ini juga diperlukan untuk meredakan pembengkakan payudara pada sang ibu.
  • Mandi dengan air hangat. Hal ini diperlukan untuk membantu melancarkan aliran produksi susu pada payudara.
  • Memompa ASI. Setelah selesai menyusui, ibu bisa memompa kelebihan produksi susu yang ada dan menyimpannya di dalam freezer untuk persediaan berikutnya.
  • Sebelum digunakan, simpan breast pad dalam lemari es. Rasa dingin pada breast pad diperlukan untuk mengompres sekaligus meredakan pembengkakan payudara saat menyusui.
  • Hindari menggunakan bra kawat karena dapat memperburuk pembengkakan pada payudara. Gunakanlah bra khusus untuk menyusui dengan bahan yang lembut dan elastis selama ibu menyusui.
  • Tempelkan daun kubis pada payudara di sela jadwal menyusui. Kubis memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga dapat berfungsi sebagai kompres untuk payudara. Dengan bentuk menyerupai payudara, kubis menjadi obat sederhana yang ampuh meredakan pembengkakan.

Cobalah untuk tengkurap. Untuk sebagian ibu, tengkurap saat payudara membengkak mungkin akan menjadi tidak nyaman, bahkan nyeri. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa tekanan lembut pada payudara saat tengkurap dapat mengurangi rasa nyeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *