Monday, 25 May 2020

Ramuan Alami Pereda Faringitis

Faringitis atau yang lebih dikenal dengan radang tenggorokan merupakan penyakit yang sudah sangat umum terjadi. Kondisi ini membuat  penderitanya merasakan sakit, tidak nyaman, serta gatal pada bagian belakang tenggorokan. Faringitis pun menjadi salah satu kondisi yang membuat sulit menelan.

Penyakit faringitis terjadi akibat peradangan di belakang tenggorokan. Biasanya terjadi inflamasi atau radang pada bagian jaringan dan struktur di faring (tenggorokan), antara amandel dan laring (kotak suara).

Faringitis dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Infeksi virus seperti pilek atau flu merupakan penyebab paling umum faringitis, yang biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Strep throat atau faringitis akibat infeksi bakteri streptokokus memerlukan antibiotik, untuk mencegah komplikasi dan mengobati penyakit ini. 

Di masyarakat Indonesia, urgensi faringitis atau penyakit radang tenggorokan untuk disembuhkan melalui penanganan tenaga medis tidak tinggi. Kondisi ini seperti dipandang sebelah mata karena memang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika bisa tetap jangan didiamkan saja, Anda pun bisa merangsang kesembuhannya dengan beberapa ramuan alami di bawah ini. Apa saja? Berikut di antaranya:

1. Cuka Apel dengan Madu

Cuka sari buah apel ini memang terasa masam ketika diminum. Kadar pH yang rendah menandakan bahan herbal ini bersifat asam, sehingga dipercaya ampuh menyingkirkan bakteri di tenggorokan Anda. Bahan herbal ini pun dapat bersifat ekspektoran, sehingga dapat membantu mengeluarkan dahak di tenggorokan.

Agar tidak terasa begitu asam, maka baik untuk mencampurkan madu saat mengonsumsinya. Namun demikian, pencampuran madu bukanlah tanpa maksud. Madu merupakan antibakteri yang baik. Oleh sebab itu, cuka apel dan madu merupakan kombinasi yang baik untuk meredakan sakit tenggorokan.

2. Lemon

Selain terasa segar, buah ini dipercaya merupakan salah satu antibiotik dan disinfektan alami. Selain itu, lemon memiliki kadar vitamin C yang tinggi. Meski dianjurkan mengonsumsi menggunakan madu, tetapi lemon pun bisa dikonsumsi dengan cara lain, yaitu menaburkan dengan garam dan kemudian langsung ditelan.

3. Air Garam

Garam memang terkenal memiliki banyak khasiat. Selain sebagai penyedap makanan, ternyata garam juga bisa meredakan sakit tenggorokan.

Caranya bisa dengan berkumur atau meminum segelas air garam hangat. Cara membuatnya pun amat mudah, cukup larutkan satu hingga dua sendok garam pada segelas air putih.

4. Lemon dengan Madu

Jika dipadukan, dua bahan super ini bisa jadi obat terampuh untuk meredakan faringitis yang Anda alami. Cara membuatnya mudah, cukup peras sebuah lemon segar, kemudian campurkan dengan madu murni. Takarannya bisa kamu atur sesuka hati. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi ampuh untuk mengurangi radang atau sakit pada tenggorokan Anda.

5. Cuka Apel dengan Garam

Jika tenggorokan sakit, Anda bisa coba berkumur menggunakan sari cuka apel dan garam. Sifat asam cuka bisa membunuh bakteri atau virus yang ada pada tenggorokan Anda.

Cukup campurkan sesendok cuka apel dengan satu sendok makan garam, untuk selanjutnya digunakan untuk berkumur. Lakukan sesering mungkin agar mendapat hasil yang maksimal.

6. Bawang Putih

Anda bisa menggunakan bawang putih untuk membunuh kuman dan bakteri pada tenggorokan. Hal ini telah dikonfirmasi oleh sejumlah pakar atau ahli kesehatan. Kandungan alicin pada bawang merupakan komponen utama yang ampuh meredakan radang tenggorokan.

Yang harus kamu lakukan adalah mengunyah satu siung bawang putih mentah dan berkumur menggunakan air putih. Meski terdengar ekstrim, nyatanya banyak yang mengaku bawang putih ampuh mengobati radang tenggorokan.

Nah, kira-kira itulah beberapa ramuan dari berbagai bahan alami yang dipercaya ampuh meredakan faringitis. Metode ini amat sangat boleh dikonsumsi, kendatipun pada akhirnya tak jua bisa mengatasi faringitis Anda—yang mungkin—butuh perawatan lebih atau khusus, karena bahan ini alami dan tidak membahayakan bagi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *