Wednesday, 25 Nov 2020

Infeksi Postpartum

Infeksi postpartum merupakan jenis infeksi yang terjadi setelah seorang ibu melahirkan anak. Infeksi postpartum juga merupakan jenis infeksi yang jarang terjadi pada seseorang. Meskipun demikian, infeksi tersebut bisa terjadi pada bagian rahim, serviks, vagina, atau perineum (jalur keluarnya bayi).

Infeksi postpartum terjadi karena adanya robekan pada perineum, luka terbuka pada rahim dimana terdapat plasenta yang menempel pada bagian tersebut, atau bekas luka pascaoperasi caesar. Bagian-bagian tersebut lebih rentan terhadap infeksi postpartum. Tidak hanya itu, seorang ibu yang baru melahirkan anak dan menggunakan kateter bisa mengalami infeksi pada saluran kemih.

Faktor Risiko

Seorang ibu bisa memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap infeksi postpartum jika mereka mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Obesitas.
  • Anemia.
  • Bakterial vaginosis.
  • Kolonisasi bakteri Streptococcus grup B.
  • Adanya retensi plasenta atau sisa plasenta di dalam rahim.

Jenis Infeksi

Selain faktor risiko, berikut adalah jenis infeksi yang bisa dialami seorang ibu pacsapersalinan:

  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi pada luka jahitan.
  • Mastitis.
  • Endometritis.

Gejala

Seorang ibu yang terkena infeksi postpartum bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Demam.
  • Nyeri pada bagian yang terinfeksi.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Luka bekas jahitan terasa nyeri, bengkak, bahkan mengeluarkan cairan kekuningan atau nanah.
  • Payudara memerah, bengkak, keras, dan nyeri.
  • Kesulitan untuk mengeluarkan ASI.

Penyebab

Infeksi postpartum disebabkan oleh bakteri. Ada berbagai jenis bakteri yang dapat menyebabkan hal tersebut terjadi, namun bergantung pada lokasi. Salah satu penyebab umum yang terjadi pada seorang ibu adalah bakteri Streptococcus.

Diagnosis

Jika Anda seorang ibu yang baru melahirkan anak dan mengalami infeksi postpartum, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Awalnya, dokter akan menanyakan kondisi yang Anda alami. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan penunjang juga diperlukan. Berikut adalah pemeriksaan penunjang yang dilakukan dokter:

  • Pemeriksaan dalam

Pemeriksaan dalam dapat dilakukan dokter untuk memeriksa secara langsung organ reproduksi pasien.

  • Pemeriksaan payudara

Pemeriksaan payudara dapat dilakukan untuk memastikan apakah infeksi berasal dari payudara atau tidak.

  • Pemeriksaan darah dan kultur

Pemeriksaan darah dan kultur dapat dilakukan untuk mengetahui apakah ada penanda infeksi, jenis bakteri penyebab, dan antibiotik yang sensitif terhadap bakteri pemicu infeksi postpartum.

  • Pemeriksaan urine

Pemeriksaan urine dapat dilakukan untuk mengetahui apakah ada infeksi pada saluran kemih atau tidak.

  • USG

USG dapat dilakukan untuk memeriksa kondisi rahim, serviks, ginjal, dan kandung kemih pasien.

Pengobatan

Untuk mengobati infeksi postpartum, Anda perlu menggunakan obat antibiotik. Penggunaan obat antibiotik juga bergantung pada jenis infeksi yang dialami pasien.

Pencegahan

Untuk mencegah infeksi postpartum, Anda perlu menjaga kebersihan organ reproduksi dan bekas luka pascaoperasi dengan:

  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah membasuh area kelamin.
  • Membasuh area kelamin dari depan ke belakang.
  • Memakai pembalut dan ganti pembalut secara teratur.
  • Memakai pakaian dalam yang dapat menyerap keringat. Jika sudah terasa lembab, Anda perlu ganti pakaian tersebut.
  • Meluangkan waktu untuk beristirahat.
  • Mengkonsumsi makanan dengan teratur.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter, Anda dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Mencatat gejala yang Anda alami akibat infeksi postpartum.
  • Mencatat penyakit yang Anda pernah alami.
  • Mencatat riwayat operasi yang pernah Anda lakukan.

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda pernah menjalani operasi?
  • Apakah Anda punya penyakit tertentu?

Kesimpulan

Infeksi postpartum merupakan gangguan yang serius pada tubuh yang perlu diwaspadai. Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, maka akan menimbulkan risiko yang besar pada tubuh. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah seperti ini, Anda sebaiknya ikuti cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan persoalan ini ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *