Saturday, 24 Oct 2020

Hati-hati, Ini Risiko Mengonsumsi Sayur Microgoreen

Sayuran microgreen pertama kali diperkenalkan pada tahun 1980-an, dan semakin populer seiring berjalannya waktu. Di Indonesia sendiri, sayur microgreen belum banyak menyedot perhatian orang. 

microgreen

Sayuran microgreen adalah sayuran mini berukuran 2,5 – 7,5 cm. Sayuran ini disebut juga sebagai bayi sayuran karena ukurannya yang sangat kecil. Meski berukuran mini, nutrisi yang terkandung didalamnya empat hingga enam kali lebih banyak dibandingkan dengan sayuran pada umumnya. Selain itu microgreen juga memiliki rasa yang kuat. 

Bagi Anda yang hobi berkebun, menanam sayur microgreen dapat menjadi hal yang baru. Karena memiliki ukuran yang mini, Anda tak perlu repot menyiapkan lahan yang luas. Menanam sayur microgreen adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang memiliki lahan sempit. 

Nutrisi yang terkandung pada sayur microgreen

Banyak penelitian membuktikan bahwa sayur microgreen lebih kaya nutrisi tertentu dibandingkan sayuran versi dewasa. Misalnya, microgreen kubis merah, ketumbar, dan lobak hijau mengandung lebih banyak vitamin C dan karotenoid dibanding sayur versi umumnya.

Namun jenis sayur microgreen tertentu memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah. Kale dan sawi microgreen memiliki kandungan vitamin C yang lebih rendah daripada versi dewasanya. 

Sayuran mini yang ditanam dalam sistem hidroponik memiliki konsentrasi klorofil, karotenoid, fenol, dan antosianin yang lebih rendah dibandingkan sayur dewasa dengan spesies dan sistem penanaman yang sama.

Secara keseluruhan, nutrisi yang terkandung pada sayur mini dan sayur dewasa adalah sama. Meski keduanya memiliki jumlah nutrisi yang berbeda, baik lebih tinggi maupun lebih rendah.

Manfaat mengonsumsi microgreen

Mengonsumsi sayur microgreen diklaim memiliki beragam manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit Alzheimer.

Sayangnya penelitian mengenai efektivitas sayur microgreen pada manusia masih terbatas. Oleh karena ini dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat klaim kesehatan diatas.

Apakah sayur microgreen aman dikonsumsi?

Sayur microgreen umumnya ditambahkan ke dalam salad atau sebagai isian sandwich. Karena bentuknya yang mini, beberapa orang ragu untuk memakannya. Mereka mungkin berpikir apakah benda ini benar-benar sayur yang bisa dimakan, atau hanya sebagai hiasan saja.

Kebanyakan orang cenderung mengonsumsi tanaman mini ini secara langsung tanpa melalui proses memasak terlebih dahulu. Meski sejauh ini sayur microgreen aman untuk dikonsumsi, terdapat beberapa risiko yang harus dipertimbangkan.

  1. Sayur microgreen rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan terkontaminasi patogen

Sayuran mini rentan terhadap pertumbuhan bakteri daripada sayuran biasa. Bakteri dapat masuk ke tanaman melalui akar. Pada sayur dewasa, bakteri tidak akan menyebar ke seluruh bagian tanaman. 

Berbeda dengan sayur dewasa, microgreen belum memiliki struktur pelindung yang kuat sehingga memudahkan bakteri menyebar ke seluruh bagian tanaman. 

Benih microgreen juga seringkali direndam pada air terlebih dahulu untuk meningkatkan proses perkecambahan, kemudian dibiarkan tumbuh pada wadah tertutup. Hal ini menyebabkan microgreen tumbuh pada kelembaban tinggi dan suhu hangat. 

Dalam kondisi seperti itu, patogen dengan mudah menyebar pada tanaman. Tak hanya itu, kontaminasi mikroba juga dapat terjadi pada benih tanaman. Bakteri patogen yang dapat berkembang biak pada microgreen hidroponik adalah Salmonella dan E.coli

Jika Anda hendak memulai menanam sayur microgreen sendiri, pastikan membeli benih yang telah disertifikasi. Pastikan peralatan dan media tanam higienis serta tak lupa untuk memenuhi kebutuhan tanaman secara optimal.

  1. Mengonsumsi microgreen dapat menyebabkan mual dan diare

Segenggam sayuran mikro mungkin terlihat sedikit bila diletakkan di sebuah piring. Hal ini cenderung membuat Anda mengambil segenggam lagi bahkan lebih sayuran mikro untuk disantap.

Mungkin maksud Anda mendapatkan lebih banyak nutrisi harian dapat membawa manfaat pada tubuh. Nyatanya, asupan nutrisi juga memiliki batas maksimal. Mengonsumsi vitamin dan mineral berlebih dapat menyebabkan mual dan diare.

Namun Anda tak perlu khawatir, efek samping ini bisa Anda dapat bila mengonsumsi 9 kg sayur microgreen setiap hari selama seminggu.

Sayur microgreen diklaim kaya akan nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, Anda juga harus memerhatikan kualitas benih dan proses penanaman untuk mendapat manfaat yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *