Wednesday, 25 Nov 2020

Efektivitas Vaksin Influenza pada Pria dan Wanita

Influenza adalah salah satu penyakit infeksi yang dapat terjadi pada populasi manusia kapan pun dan di mana pun. Itu sebabnya vaksin influenza gencar dikampanyekan untuk meminimalkan penyebaran penyakit influenza. Di seluruh dunia, 15 juta dari 57 juta kematian tiap tahunnya terjadi karena penyakit menular.

Influenza termasuk di dalamnya. Sebagian besar kasus ini terjadi di negara berkembang. Namun perlu diingat, penyakit influenza berbeda dengan pilek yang selama ini kita kenal. Kedua penyakit ini memiliki perbedaan penyebab dan juga keparahan gejala yang dialami.Penyebab penyakit influenza adalah virus influenza, sedangkan pilek disebabkan oleh rhinovirus atau respiratory syncytial virus (RSV). 

Gejala dari kedua penyakit ini walaupun serupa, ternyata lebih parah dan intens influenza dibandingkan dengan pilek biasa. Menariknya, respons pria dan wanita terhadap virus influenza pun berbeda. Menurut penelitian dari World Health Organization, perempuan cenderung bereaksi lebih optimal dan mengalami efek samping lebih besar dibandingkan dengan pria. Meski demikian, fase kehamilan seorang perempuan dapat mengubah respons perempuan terhadap vaksin influenza. Flu yang menyerang ibu hamil cenderung lebih buruk dan dampaknya semakin signifikan.

Kekebalan tubuh pria dan wanita bereaksi berbeda terhadap vaksin influenza. Tak hanya itu, berbeda usia, akan berbeda pula reaksinya.Wanita memiliki respons kekebalan tubuh yang lebih tinggi. Selain itu, secara konsisten wanita juga mengalami reaksi sistemik dan lokal yang lebih parah dibandingkan dengan pria. Untuk menjawab efektivitas influenza pada pria dan wanita, penelitian di Kanada bisa menjawabnya. Studi ini dilakukan dalam rentang waktu 7 musim penularan flu, mulai dari 2010-2011 hingga 2016-2017. Hanya pasien yang sudah mendapatkan vaksin influenza dilibatkan dalam penelitian ini. 

Hasilnya, lebih sedikit wanita yang positif terkena flu dibandingkan dengan pria, dengan besaran 40% vs 43%. Selain itu, efektivitas vaksin influenza lebih tinggi pada wanita ketimbang pria, yaitu 49% versus 38%. Namun demikian, reaksi vaksin yang berkaitan dengan jenis kelamin ini masih perlu dipelajari lebih jauh lagi. Saat ini yang berpengaruh pada efektif atau tidaknya vaksin adalah usia dan kesehatan serta apakah virus influenza yang beredar saat itu sesuai dengan vaksin influenza yang diberikan. Dengan demikian, bukan tidak mungkin suatu hari nanti penanganan virus influenza bisa berbeda pula demi langkah pencegahan yang lebih maksimal.

Ada dua bentuk sediaan vaksin influenza, yaitu bentuk suntikan dan semprot hidung. Vaksin influenza suntik mengandung virus yang telah dimatikan. Ada 2 jenis vaksin influenza suntik yaitu vaksin trivalent dan dan quadrivalent.Vaksin trivalent mengandung 2 tipe virus influenza A dan 1 tipe virus influenza B. Sementara vaksin jenis quadrivalent mengandung 2 tipe virus influenza A dan 2 tipe virus influenza B. Semakin banyak tipe virus yang dikandung, semakin baik pula proteksinya. Walau begitu, vaksin trivalent juga sudah dianggap cukup. Vaksin influensa yang disemprot mengandung virus hidup yang dilemahkan. Vaksin ini hanya boleh diberikan pada orang sehat dalam rentang usia 2 – 49 tahun. Namun kedua jenis vaksin influenza ini sama-sama tidak menyebabkan flu pada orang yang menerimanya.

Promo Vaksin Influenza 

Kini tersedia layanan vaksin influenza dari RS Islam Jakarta Pondok Kopi Paket promo vaksin influenza ini sebagai berikut :

  1. Vaksin Influenza Anak: Rp 450.000,-
  2. Vaksin Influenza Dewasa: Rp 250.000,-

Sebelum melakukan vaksin influenza sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *