Wednesday, 25 Nov 2020

Dampak Gangguan Makan Pica Apabila Tak Diatasi

Secara singkat, gangguan makan pica adalah kondisi tidak wajar yang dialami oleh seseorang. Musababnya orang yang mengidap masalah tersebut memiliki kebiasaan memasukan benda ke dalam mulutnya, bahkan memakan, sekalipun itu bukan makanan. Berkaca dari pemberitaan, biasanya pengidap suka mengonsumsi tanah, minum bensin, atau memakan obat nyamuk, rokok, dan lain sebagainya.

Masalah tersebut umumnya memang sering dialami oleh bayi yang sedang mengalami masa pertumbuhan. Biasanya, sang anak akan memasukan segala benda ke mulutnya karena didorong rasa ingin tahu. Namun, ini terbilang wajar dan bisa dicegah orang tua dengan memberikan perhatian penuh.

Kendati demikian, gangguan makan pica juga bisa saja dialami oleh orang dewasa. Pada banyak kasus, biasanya disebabkan karena ada masalah pada kesehatan mental. Jika itu yang terjadi, umumnya kebiasaan memakan benda selain makanan dilakukan sejak usia kanak-kanak.

Di sisi lain, perempuan yang sedang mengandung juga memiliki risiko mengalami gangguan makan pica. Kondisi ini bisa terjadi karena didorong keinginan untuk makan sesuatu atau bisa disebut ngidam. Kendati demikian, kondisi gangguan saat masa kehamilan bukanlah hal yang umum.

Penting untuk diperhatikan, jika kondisi gangguan tersebut tidak segera diatasi, maka memicu timbulnya masalah kesehatan lainnya. Sebab, bagaimanapun juga benda juga memungkinkan mengandung zat kimia berbahaya bagi tubuh.

Adapun dampak yang bisa dialami pengidap gangguan makan pica bila tidak diatasi adalah munculnya infeksi saluran pada pencernaan. Hal ini didasari karena kondisi benda tidak terjamin kebersihannya dan bebas kuman. Jika bakteri atau kuman tersebut masuk ke dalam tubuh, maka bisa menyebabkan terjadinya infeksi tenggorokan hingga saluran usus.

Efek lainnya adalah mengalami keracunan timbal. Timbal sendiri diketahui sebagai racun yang terbilang kuat dan dapat tersimpan di dalam tubuh manusia. Seseorang yang mengalami gangguan makan pica bisa mengalami dampak ini lantaran bisa saja benda yang dimasukkan ke dalam mulut sudah terkontaminasi oleh debu timbal atau cat dinding.

Jika racun sudah berada di dalam tubuh, kondisi yang bisa saja terjadi adalah pengidap mengalami anemia, sembelit, sakit kepala, bahkan gangguan perilaku. Apabila kondisi tersebut sudah dialami, maka segeralah diboyong ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis dan mencegah keparahan yang bisa saja terjadi.

Dampak lain apabila gangguan makan pica tidak segera ditangani adalah terjadinya penyumbatan pada usus. Hal ini bisa saja terjadi tentunya karena benda yang bukan makanan dan masuk ke dalam tubuh tidak dapat dicerna. Karenanya, bisa menyebabkan usus tersumbat. Kondisi ini biasanya ditandai dengan terjadinya pembengkakan pada sekitar perut.

Efek berikutnya adalah malnutrisi. Kondisi tersebut jelas terjadi pada pengidap pica yang mengonsumsi benda tidak wajar. Hal itu bisa menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi pada tubuh apabila mengonsumsi benda-benda tidak wajar masih diteruskan.

Di sisi lain, yang sangat mungkin terjadi pada pengidap gangguan makan pica adalah kondisi di mana terjadinya luka pada bagian gigi atau mulut. Hal tersebut wajar terjadi karena benda keras yang masuk ke dalam mulut akan sulit dikunyah dan malah bisa mengakibatkan gigi menjadi rusak.

Dari penjelasan di atas, kita dapat mengetahui ada dampak lain jika seseorang yang mengalami gangguan makan pica tidak segera diatasi. Sebetulnya, efek lainnya masih ada selain yang sudah dijabarkan. Jika pembaca ingin mencari tahu lebih lanjut, bisa menelusuri referensi lainnya.

Karena kebiasaan buruk tersebut sangat berbahaya bagi tubuh, maka sangat disarankan apabila anda, keluarga, atau bahkan anak anda mengalami gangguan makan pica untuk segera memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *