Saturday, 24 Oct 2020

Cara Mendiagnosis Amaurosis Fugax

Jika di antara pembaca sekalian pernah mengalami kehilangan penglihatan sementara waktu, maka bisa saja Anda mengidap penyakit yang disebut amaurosis fugax. Penyakit tersebut pada umumnya terjadi apabila aliran darah ke retina mata intensitasnya berkurang.

Jika memang pembaca mengalami kondisi itu, ada baiknya segera memeriksakan diri kepada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Di sisi lain, konsultasi dengan dokter juga untuk memastikan apakah anda benar-benar mengalami amaurosis fugax atau tidak.

Berkenaan dengan itu, dalam dunia medis ada beberapa cara yang bisa saja dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis apakah seseorang terserang suatu penyakit yang menyebabkan kebutaan sementara waktu atau tidak.

Pada tahap awal, kerap kali dokter akan menanyakan lebih dulu keluhan atau gejala yang anda rasakan sebelum melakukan metode diagnosis amaurosis fugax. Pada proses ini, disarankan agar anda jujur dalam menjawab semua pertanyaan dokter.

Sebab, bisa saja penyakit bawaan yang mengakibatkan anda terserang penyakit tersebut. Di sisi lain, kebiasaan merokok juga meningkatkan risiko terkena amaurosis fugax. Sesudah tahapan wawancara selesai dilakukan, proses berikutnya adalah pemeriksaan lanjutan.

Pada tahap ini, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dengan metode pencitraan atau bisa disebut juga dengan imaging scan. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi apakah ada penyumbatan atau kerusakan yang dialami pembuluh darah pada bagian mata atau tidak.

Selanjutnya, bukan tidak mungkin dokter juga akan melakukan pemeriksaan terkait rekam jantung. Proses seperti ini tentu bukan tanpa alasan. Pemeriksaan rekam jantung sendiri bertujuan untuk memastikan apakah kondisi jantung anda iramanya tidak teratur atau sebaliknya. Jika terjadi ketidakteraturan irama jantung, maka itu bisa mengakibatkan amaurosis fugax.

Pemeriksaan alternatif atau berikutnya adalah dengan tes darah untuk mengetahui kadar kolesterol. Selain itu, juga bertujuan untuk mengecek apakah pembaca cenderung mengalami pembekuan darah atau sumbatan pada aliran darah atau tidak.

Jika setelah melakukan proses pemeriksaan pembaca dinyatakan mengidap amaurosis fugax, tahapan selanjutnya adalah memberikan pengobatan. Pada bagian ini dokter akan meresepkan beberapa obat yang perlu dikonsumsi.

Terlepas dari penjelasan di atas, yang perlu pembaca ketahui juga ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit yang menghilangkan penglihatan sementara waktu.

Oleh karena itu, apabila di antara anda mengalaminya, maka segera pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan dan dalam rangka upaya pencegahan. Kondisi yang dimaksud adalah mengidap penyakit jantung, stroke, tumor otak, lupus, dan migran.

Selain itu, apabila anda mengalami tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, dan memiliki diabetes, kondisi tersebut juga bisa meningkatkan risiko terkena amaurosis fugax. Di sisi lain, jika anda merokok, itu juga memberikan kemungkinan lebih besar terserang penyakit tersebut.

Oleh karena itu, dalam upaya pencegahan pembaca perlu melakukan beberapa hal, seperti olahraga teratur, konsumsi makan makanan bergizi, hindari makanan yang mengandung lemak, hindari konsumsi gula berlebihan, dan terpenting jika pembaca merokok, segera berhentilah.

Dari penjelasan di atas, kita dapat ketahui beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh dokter dalam mendiagnosis amaurosis fugax. Selanjutnya, kita pun juga dapat mengetahui apa-apa saja yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut.

Di sisi lain, jika anda merasakan gejala-gejala amaurosis fugax, sangat disarankan untuk pergi ke rumah sakit. Kalau pembaca belum tahu gejalanya, alangkah bijak untuk mencari referensi lain agar bisa mengetahuinya.

Akhir kata, selalu jaga kesehatan dan berhentilah merokok agar terhindar dari amaurosis fugax. Jangan sampai, penyakit tersebut lebih dulu menyerang tubuh kita baru kita sadar pentingnya menjaga kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *