Wednesday, 25 Nov 2020

Apa Saja Penyebab Bintik Merah?

Bintik merah merupakan gangguan pada tubuh yang dapat membuat penampilan seseorang buruk. Walaupun tidak menimbulkan rasa gatal, gejala lain akibat bintik merah bisa saja muncul seperti nyeri. Penyebab bintik merah perlu diwaspadai.

Bintik merah bisa saja menimbulkan berbagai gejala, baik ringan maupun berat. Jika kondisi yang dialami penderita memburuk karena adanya penyebab bintik merah, mereka perlu segera temui dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Ada berbagai kemungkinan bahwa seseorang bisa mengalami bintik merah pada tubuh. Berikut adalah penyebab bintik merah yang bisa terjadi:

  1. Tanda lahir

Tidak semua orang lahir sempurna. Sebagian orang lahir dengan kondisi tertentu, termasuk adanya bintik merah sejak lahir. Bintik yang ada sejak lahir bisa muncul di bagian wajah, leher, atau punggung.

Meskipun hal tersebut terjadi karena adanya kumpulan dari pembuluh darah kecil yang disebut sebagai kapiler, bintik yang ada pada tubuh akan hilang sendiri ketika bayi memasuki usia balita.

  • Tipes

Walaupun tipes tidak menimbulkan gatal pada tubuh, hal tersebut dapat membuat kulit merah di bagian leher dan perut. Tidak hanya itu, tipes akibat bintik merah juga dapat membuat seseorang demam, sakit perut, diare, dan konstipasi.

  • Campak

Campak juga bisa menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami bintik merah pada kulit. Campak juga tidak menimbulkan gatal. Campak terjadi dalam waktu 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Penyebaran bintik merah terjadi dari telinga dan menyebar ke wajah, leher, hingga seluruh tubuh. Walaupun sangat menular, masalah tersebut dapat dicegah dengan vaksin. 

  • Rubella

Rubella, atau yang disebut sebagai campak Jerman, merupakan penyebab lain yang juga dapat menimbulkan bintik merah, namun tidak menimbulkan gatal pada tubuh dan tidak berbahaya bagi setiap orang. Meskipun demikian, campak Jerman sangat berisiko terhadap ibu hamil, karena dapat membahayakan janin.

Selain itu, seseorang yang terkena campak Jerman bisa mengalami gejala berupa sakit kepala ringan, demam, batuk, pilek, dan mata merah.

  • Flu Singapura

Flu Singapura juga bisa berpotensi menimbulkan bintik merah pada tubuh manusia. Bintik tersebut bisa terjadi pada bagian tangan dan kaki penderita dan lebih berisiko pada anak-anak. Gejala yang timbul adalah sariawan dan penurunan nafsu makan.

  • Demam scarlet

Demam scarlet tidak hanya menimbulkan bintik pada tubuh, namun juga dapat menyebabkan seseorang mengalami demam dan sakit tenggorokan. Bintik akibat demam scarlet tampak seperti terkena sinar matahari sehingga membuat kulit kasar.

  • Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki juga dapat menimbulkan bintik merah pada kulit manusia dimana hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan atau peradangan pada bagian dinding pembuluh darah.

Penyakit tersebut lebih berisiko pada anak-anak dan dapat menimbulkan gejala berupa bintik merah, demam, mata merah, bibir kering, dan lidah membengkak.

  • Asam urat

Kadar asam urat yang tinggi juga dapat membuat seseorang mengalami bintik merah pada tubuh. Hal tersebut dapat membentuk kristal pada aliran darah yang dapat memicu pembengkakan pada sendi.

  • Infeksi HIV akut

Infeksi HIV akut juga dapat menyebabkan bintik merah karena banyaknya virus di dalam tubuh dan sistem imun belum dapat mengetahui cara untuk mengatasi virus tersebut. Bintik merah muncul pada bagian pinggang ke atas dan menyebabkan benjolan kecil.

  1. Mononukleosis

Mononukleosis merupakan infeksi yang menyebar melalui air liur. Hal tersebut juga dapat membuat seseorang mengalami bintik merah pada tubuh. Selain bintik merah, gejala yang timbul adalah demam, tubuh terasa pegal, dan sakit tenggorokan.

Penyebab bintik merah dapat diatasi dengan memeriksa kondisi tubuh pasien terlebih dahulu. Setelah itu, dokter akan menentukan pengobatan seperti apa untuk mengatasi masalah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *